Hindari Stres saat Liburan

Meskipun musim liburan seharusnya membawa kegembiraan dan keharmonisan bagi semua orang, banyaknya ekspektasi terkait perayaan liburan dapat membuat kita merasa kewalahan. Jika Anda bertanggung jawab menyiapkan acara liburan, atau hanya merasa kewalahan menghadapi berbagai acara perayaan liburan dan ekspektasi antarpribadi, stres dapat dengan cepat meningkat. Jika #liburan membuat Anda tegang, buanglah rasa bersalah akibat tidak dapat mengatasi semuanya, dan mulailah merawat diri, agar stres berkurang dan Anda dapat menikmati liburan.

1. Kenali tanda-tanda stres pada tubuh - Tanda-tanda fisik yang menunjukkan bahwa tubuh sedang stres membantu memastikan diagnosis masalah. Waspadai tanda-tanda berikut sehingga berbagai tindakan dapat dilakukan untuk memulihkan tubuh dan menikmati liburan. Beberapa tanda fisik yang harus diwaspadai antara lain:
  • Otot tegang. Hormon stres menyebabkan otot berkontraksi dalam waktu lama.
  • Sesak napas. Saat tubuh berada dalam status bertarung-atau-kabur, napas menjadi lebih cepat, dan Anda menjadi lebih siaga.
  • Sakit kepala. Tidak semua sakit kepala disebabkan oleh stres. Namun, jika sering muncul pada saat-saat sulit, sakit kepala tersebut mungkin berhubungan dengan stres.
  • Kehilangan energi. Jika terus-menerus mengalami stres dalam waktu lama, tubuh akan kehilangan energi, sehingga Anda tidak dapat melakukan kegiatan lain, seperti menghabiskan waktu bersama keluarga dan teman-teman.


2. Tidur yang Cukup - Tidurlah dengan nyenyak selama beberapa jam setiap malam. Jika tidak, kekurangan tidur dapat menjadi siklus yang buruk: semakin sebentar tidur yang didapat, semakin lama tidur yang dibutuhkan, sehingga semakin sedikit waktu yang tersedia untuk menyiapkan dan menikmati liburan, serta semakin lelah diri Anda.
  • Pastikan untuk tidur selama 7-8 jam, tanpa terputus, setiap malam. Biarkan tugas-tugas menit terakhir dikerjakan besok. Jangan sampai terlalu terbebani oleh perencanaan dan berbagai kewajiban terkait acara liburan.
  • Sisihkan waktu selama 1-2 jam untuk “menenangkan diri” sebelum tidur. Cara tersebut dapat membantu tubuh bersiap memasuki kondisi tidur. Jauhi alat elektronik dan suasana bising tepat sebelum tidur. Sebaliknya, nikmatilah bunyi kayu yang terbakar di perapian!

3. Makan dengan benar - Menyantap makanan bergizi merupakan tindakan yang sangat bagus untuk memastikan tubuh mampu mengatasi stres. Hindari gula, lemak, dan kafeina. Sebaliknya, santaplah makanan yang kaya akan serat dan karbohidrat, seperti ubi jalar panggang. Buah-buahan dan sayuran juga bagus untuk tubuh.
  • Jangan menggunakan makan sebagai taktik pereda stres, karena dapat menyebabkan rasa bersalah dan masalah kesehatan terkait makan berlebih. Dengan tersedianya banyak makanan lezat selama musim liburan, makan berlebih sangat penting untuk diwaspadai.
4. Waspadai asupan alkohol - Banyak orang suka merayakan liburan dengan meminum segelas eggnog. Asupan alkohol dalam jumlah sedang dapat meredakan stres dan meningkatkan suasana hati untuk sementara waktu. Namun, penelitian membuktikan bahwa alkohol juga dapat memperpanjang ketegangan terkait stres. Mengonsumsi alkohol dalam jumlah wajar (1-2 sajian) biasanya aman dan bahkan dapat memberikan beberapa manfaat kesehatan tertentu. Namun, berhati-hatilah, dan hubungi dokter jika gangguan kesehatan terjadi.

5. Olahraga - Melakukan kegiatan fisik memicu pelepasan hormon endorphin: zat kimia di dalam tubuh yang membuat Anda merasa baik. Pilihlah kegiatan yang disukai serta tidak membosankan; hampir semua jenis olahraga dapat membantu meredakan stres. Jika gym tutup selama musim liburan, cobalah melakukan olahraga lari di luar!
  • Jika memiliki masalah kesehatan, atau sudah lama tidak berolahraga, bicarakan dengan dokter terlebih dahulu.
  • Carilah teman untuk berolahraga bersama, agar lebih menyenangkan.
6. Bernafas - Di tengah kesibukan, ingatlah untuk bernapas. Biarkan tubuh rileks sejenak dan berfungsi secara alami. Lakukan teknik bernapas dalam agar Anda tetap tenang di tengah-tengah kekacauan musim liburan.
  • Tarik napas dalam dan biarkan udara mengisi perut dan dada. Hitung sampai tiga, lalu embuskan. Ulangi beberapa kali sampai tubuh terasa rileks.
  • Bernapaslah seperti biasa, sambil menghitung napas. Gunakan “satu” untuk menarik napas dan “dua” untuk mengembuskan napas, atau hitunglah sampai sepuluh. Teknik untuk fokus ini dapat digunakan untuk melepaskan diri dari pengaruh luar penyebab stres.
Sekian mengenai Cara Menghindari Stres saat Liburan semoga bermanfaat dan selamat #Berlibur

Komentar Anda adalah tanggapan pribadi, kami berhak menghapus komentar yang mengandung kata-kata pelecehan, intimidasi, dan SARA.
EmoticonEmoticon